Sejak hari kamu tiba di bumi,
kamu tumbuh,
kamu belajar,
kamu berubah,
Dan kamu menjadi yang sekarang, wanita dengan penuh keindahan.
Dalam setahun ada satu hari, mungkin kamu menunggunya, mungkin tidak, atau mungkin juga kamu melewatkan begitu saja. Hari itu hari penuh harapan, penuh doa, penuh cinta. Hari di mana kamu dilahirkan, pada 26 Februari 2001.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap kali hari itu datang, kamu menjalaninya
dengan kebahagiaan atau dengan haru. Kamu lewatkan dengan merayakan bersama
keluargamu, teman-temanmu atau bersama orang lain di luar sana.
Sebelum kamu membaca lebih jauh, ini akan terdengar lebih seperti pujian atau sekedar bercerita tentang kita. Maaf, jika tidak ada ucapan yang sering kamu dengar, seperti "Selamat ulang tahun", "Semoga panjang umur", "Semoga sehat selalu", "Semoga sukses selalu", dan lain-lain.
Kita banyak kesamaan, suka jajan, suka jalan jalan, suka makan, suka tulis-tulisan indah dan banyak yang ternyata belum kamu ungkapkan aku sudah memikirkannya. Namun kita juga banyak perbedaan yang selalu bisa kita selesaikan dengan baik.
Tapi, tau nggak?
Di setiap harinya, aku bisa senang dengan banyak hal, saat ada kamu dalam hidupku aku bisa muntahin semua unek-unekku, aku bisa numpahin banyak cerita, dan kamu harus tau yang paling parah, aku bisa selalu jatuh cinta sama kamu, lagi, lagi, dan lagi.
Aku akan sangat bersyukur, jika kamu juga begitu, bahagia dengan banyak hal atas kehadiranku.
Namun, hidup tidak melulu soal senang dan bahagia, saat kamu mengatakan,
Kamu : Mas, tahun depan tanggalnya cantik waktu ulang tahunku.
Aku berfikir, memang tidak akan ada yang bagus selain tahun itu (2026), aku harus menyiapkan hal yang spesial, suatu hal di mana kamu tidak akan melupakannya. Ternyata kondisi kita saat ini cukup tidak memungkinkan, tidak banyak akses yang bisa aku lakukan. Yah, seperti yang sering kamu ucapkan manusia bisa berencana, tapi Tuhan yang menentukan. Jadi mohon di maafkan dan harap kamu memaklumi. Akan aku ganti dengan hari terbaik kita.
Maaf ya, semoga hadiah yang aku berikan besok saat kita ada kesempatan yang bagus bisa membuatmu bahagia, aku sudah mempersiapkannya dengan sebaik mungkin, semoga kamu suka. Aku juga sudah menyiapkan beberapa kejutan kecil lainnya, semoga bisa membuatmu tersenyum.
Kita jangan kalah ya sama jarak, yang biasanya centimeter, sekarang jadi kilometer. Yakin dengan usaha dan doa kita setiap harinya bisa melewati semua ini.
Suatu hari nanti, semoga kita punya hari yang geraknya lambat, yang tidak memisahkan kita saat langit sudah gelap, harusnya sih kita gak perlu pulang, biar gak ada lagi rindu setiap sudah di rumah masing-masing. Kita sepakat bakalan jadi orang yang gak sabaran buat nunggu besoknya kita,
Dan yah..
Siapa sih yang senang dengan perpisahan, nggak ada kan?
Kamu : Mas gak akan ninggalin aku?
Sampai sekarang semoga doa dan impian kita masih sama, pengen banget punya sirkulasi waktu yang jauh lebih lama dari orang-orang di luar sana. Bukan dalam hitungan menit, jam, 7x24 jam, minggu, bukan 12 bulan, bukan juga tahun, tapi selama-lamanya.
Aku pengen kita ngabisinnya pelan-pelan, pengen kita melewati banyak hal bersama. Perbanyak sabar ya, buat kita, di versi terbaik kita, kita akan bertemu dan pulang ke rumah yang sama.
Untuk miladmu, hai sayang kamu sampai di-25, aku ucapkan,
Terima kasih dan bersyukur, sudah menjadi bagian dari hidupku, sudah menjadi bagian dari perjalanan hidupku, sudah menjadi bagian dari cerita hidupku. Berbiasalah dan berbahagia ya. 🤍